KSN-K 2020 (Makassar)
Kompetisi Sains Nasional (KSN) atau yang dulu disebut Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan Olimpiade/Kompetisi sekolah yang paling bergengsi (terutama dalam bidang pelajaran). Olimpiade ini di adakan oleh pemerintah untuk mencari anak bangsa yang berprestasi dan nanti nya akan dikirim ke luar negeri untuk bertanding dalam skala internasional. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungin link wiki ini https://id.wikipedia.org/wiki/Olimpiade_Sains_NasionalKompetisi ini memiliki 9 bidang yang dilombakan, yaitu matematika, fisika, biologi, kimia, informatika, geografi, kebumian, ekonomi, dan astronomi.
Sebenarnya, saya dari dulu sudah menyukai komputer dan pemrograman (walaupun saya tidak pernah mengerti ngoding dan saat SMA lah saya baru mulai memahami logika coding) . Namun, ada teman saya yang berkata bahwa soal yang di ujikan pada bidang informatika kebanyakan matematika dan bukan komputer.
Hal ini membuat saya malas mengambil bidang informatika dan malah memilih fisika. Untungnya, beberapa minggu kemudian saya berubah pikiran dan mengubah bidang saya menjadi informatika.
Jikalau saya tidak berpindah jurusan ke informatika, sudah pasti saya tewas karena saya tidak mengerti sedikitpun tentang fisika (Saya masih belum mengerti kenapa saya memilih fisika pada saat itu).
Saya cukup beruntung, karena sekolah saya (SMAN 5 Makassar) memberikan kami dispen (free class) sehingga kami dapat belajar di perpus selama beberapa bulan (kalau tidak salah 3 - 5 bulanan). Di saat - saat itu, kami bahkan diberikan makan siang oleh sekolah dan saya juga dapat berteman dengan banyak kakak kelas dan teman sekelas yang saya tidak begitu kenal sebelumnya yang merupakan teman yang baik menurut saya.
Saya langsung syok dan membuka file pengumuman. WOW, saya ada diurutan kedua (walau sebenarnya sama dengan urutan pertama :v). Saya sangat senang waktu itu.
Ternyata nilai saya tidak seburuk yang saya hitung. Mungkin saya yang salah hitung atau kunci jawabannya ada yang salah.
Namun, sialnya karena pandemi COVID-19, KSN-P (tingkat Provinsi) terpaksa ditunda lagi. Bahkan KSN hampir terancam batal.
Namun, kabar yang baik tapi agak buruknya adalah berdasarkan informasi terakhir, KSN akan diadakan tetapi melalui online.
Tentunya hal ini menyebabkan potensi Silq00d (peserta yang menggunakan jasa joki, curang, dll).
Sebenarnya, saya dari dulu sudah menyukai komputer dan pemrograman (walaupun saya tidak pernah mengerti ngoding dan saat SMA lah saya baru mulai memahami logika coding) . Namun, ada teman saya yang berkata bahwa soal yang di ujikan pada bidang informatika kebanyakan matematika dan bukan komputer.
Hal ini membuat saya malas mengambil bidang informatika dan malah memilih fisika. Untungnya, beberapa minggu kemudian saya berubah pikiran dan mengubah bidang saya menjadi informatika.
Jikalau saya tidak berpindah jurusan ke informatika, sudah pasti saya tewas karena saya tidak mengerti sedikitpun tentang fisika (Saya masih belum mengerti kenapa saya memilih fisika pada saat itu).
Saya cukup beruntung, karena sekolah saya (SMAN 5 Makassar) memberikan kami dispen (free class) sehingga kami dapat belajar di perpus selama beberapa bulan (kalau tidak salah 3 - 5 bulanan). Di saat - saat itu, kami bahkan diberikan makan siang oleh sekolah dan saya juga dapat berteman dengan banyak kakak kelas dan teman sekelas yang saya tidak begitu kenal sebelumnya yang merupakan teman yang baik menurut saya.
Awalnya, KSN-K ini akan berlangsung pada bulan Februari. Namun, karena alasan tertentu (kurang dana) KSN-K diundur menjadi 10 Maret. Awalnya, saya agak kecewa karena saya sudah tidak sabar ingin berlomba (ciah). Namun setelah dipikir - pikir hal ini menguntungkan saya karena saya belum mengerti banyak teori pada bidang informatika ini.
Singkat cerita, pada tanggal 10 Maret saya langsung berangkat ke lokasi lomba yaitu SMA Athirah. Di sana saya bertemu beberapa teman lama saya dari SMP yang sebenarnya sangat saya rindukan :(.
Setelah menunggu beberapa lama, kami akhirnya masuk ke ruangan kami masing - masing dan menunggu lagi >:(. Lalu, kami mengisi formulir biodata kami dan saya sempat takut, karena di biodata itu disebut untuk menuliskannya dengan huruf kapital dan saya menulisnya dengan huruf kecil :O. Untungnya, hal itu tidak menjadi masalah.
Saat mengerjakan soal, selalu ingat untuk mengerjakan soal yang gampang terlebih dahulu agar waktu kalian tidak terbuang mengerjakan soal yang sulit. BTW, lomba ini menggunakan sistem mines, jadi jika kalian menjawab tetapi jawabannya salah poin kalian akan dikurangi 1 poin, jika benar poin kalian akan ditambah 4 poin, dan bila kalian tidak jawab maka poin tidak berubah. Jadi kita tidak bisa menggunakan taktik cap cip cup.
Setelah waktu habis (2 jam), saya sebenarnya sudah menghitung berapa soal yang saya kerjakan. Tetapi setelah saya keluar dari ruangan saya lupa apakah saya menjawab 26 soal atau 28 soal.
Setelah itu, saya langsung berdiskusi dengan teman sebidang saya tentang soal tadi. Pada saat itu, saya lumayan percaya diri kalau saya bisa lolos (karena saya sudah melihat poin siswa yang lolos tahun lalu dan saya rasa mungkin saya bisa mengejarnya).
Akan tetapi setelah kunci jawaban muncul dan saya mencocokan jawaban saya, kepercayaan diri saya langsung auto ciut. Nilai saya lumayan jauh dari ekspetasi saya. Apalagi saya bergabung dengan grup olimpiade di line dan mereka mendapatkan nilai yang cukup tinggi.
Hal ini tentu mengecewakan. Tetapi saya tetap berlatih dalam ngoding karena walaupun jika tidak lolos tahun ini, tahun depan harus lolos.
Beberapa bulan kemudian, tiba tiba teman saya memention saya di grup line, "cie Kenzie lolos osk".
Singkat cerita, pada tanggal 10 Maret saya langsung berangkat ke lokasi lomba yaitu SMA Athirah. Di sana saya bertemu beberapa teman lama saya dari SMP yang sebenarnya sangat saya rindukan :(.
Setelah menunggu beberapa lama, kami akhirnya masuk ke ruangan kami masing - masing dan menunggu lagi >:(. Lalu, kami mengisi formulir biodata kami dan saya sempat takut, karena di biodata itu disebut untuk menuliskannya dengan huruf kapital dan saya menulisnya dengan huruf kecil :O. Untungnya, hal itu tidak menjadi masalah.
Saat mengerjakan soal, selalu ingat untuk mengerjakan soal yang gampang terlebih dahulu agar waktu kalian tidak terbuang mengerjakan soal yang sulit. BTW, lomba ini menggunakan sistem mines, jadi jika kalian menjawab tetapi jawabannya salah poin kalian akan dikurangi 1 poin, jika benar poin kalian akan ditambah 4 poin, dan bila kalian tidak jawab maka poin tidak berubah. Jadi kita tidak bisa menggunakan taktik cap cip cup.
Setelah waktu habis (2 jam), saya sebenarnya sudah menghitung berapa soal yang saya kerjakan. Tetapi setelah saya keluar dari ruangan saya lupa apakah saya menjawab 26 soal atau 28 soal.
Setelah itu, saya langsung berdiskusi dengan teman sebidang saya tentang soal tadi. Pada saat itu, saya lumayan percaya diri kalau saya bisa lolos (karena saya sudah melihat poin siswa yang lolos tahun lalu dan saya rasa mungkin saya bisa mengejarnya).
Akan tetapi setelah kunci jawaban muncul dan saya mencocokan jawaban saya, kepercayaan diri saya langsung auto ciut. Nilai saya lumayan jauh dari ekspetasi saya. Apalagi saya bergabung dengan grup olimpiade di line dan mereka mendapatkan nilai yang cukup tinggi.
Hal ini tentu mengecewakan. Tetapi saya tetap berlatih dalam ngoding karena walaupun jika tidak lolos tahun ini, tahun depan harus lolos.
Beberapa bulan kemudian, tiba tiba teman saya memention saya di grup line, "cie Kenzie lolos osk".
Saya langsung syok dan membuka file pengumuman. WOW, saya ada diurutan kedua (walau sebenarnya sama dengan urutan pertama :v). Saya sangat senang waktu itu.
Ternyata nilai saya tidak seburuk yang saya hitung. Mungkin saya yang salah hitung atau kunci jawabannya ada yang salah.
Namun, sialnya karena pandemi COVID-19, KSN-P (tingkat Provinsi) terpaksa ditunda lagi. Bahkan KSN hampir terancam batal.
Namun, kabar yang baik tapi agak buruknya adalah berdasarkan informasi terakhir, KSN akan diadakan tetapi melalui online.
Tentunya hal ini menyebabkan potensi Silq00d (peserta yang menggunakan jasa joki, curang, dll).

0 komentar:
Posting Komentar