(Disclaimer : Postingan ini hanya merupakan opini saya saja, kalau ada kata yang kurang berkenan mohon dimaafkan <3.)
Pada hari-hari ini, ada banyak sekali warga +62 yang merupakan fans dari k-pop (kpoper) baik boybandnya maupun girlbandnya.
Bahkan riset pun menunjukan bahwa Indonesia merupakan negara dengan fans K-pop terbanyak kedua setelah Korea Selatan. (sumber : https://www.statista.com/statistics/1106704/south-korea-kpop-youtube-views-by-country/). Sungguh duarbiasa.
Namun, kita juga sering melihat banyak sekali perdebatan antara Kpoper dan non Kpoper, apalagi mengenai.... Ehmm... Oplas.
Kalau kita lihat secara statistik, memang kasus Operasi plastik di korea termasuk lumayan besar. Namun, kenapa ya hanya Korea yang selalu dipermasalahkan di Indonesia? Padahal Amerika Serikat yang menduduki peringkat pertama permintaan operasi plastik sangat jarang di permasalahkan disini.
Menurut saya sih, banyak orang yang mempermasalahkan tentang oplas ini disebabkan karena fans K-pop yang terlalu fanatik, sehingga beberapa orang jadi memancing emosi Kpoper tersebut karena reaksi fansnya sendiri yang kepanasan.
Walaupun membela artis yang kita sukai itu tidak salah, tapi untuk apa sih kita terlalu membela orang yang dia juga gak kenal kita siapa sampai terlalu berlebihan. Malah ada yang sampai marah-marah dan galau sendiri gara-gara idolnya di ejek.
Saya sendiri punya banyak orang yang saya idolakan, tetapi saya tidak pernah tuh sampai marah-marah karena ada yang mengejek mereka. Memang pasti ada rasa jengkel ketika ada orang yang tidak sopan dan memang mereka sebenarnya salah. Namun kita juga harus mengontrol reaksi kita dan jangan sampai terbawa emosi dan akhirnya kita jadi terlihat alay.
Semua orang pasti mempunyai yang namanya haters, apalagi orang yang sudah populer. Jadi wajar saja kalau ada yang menghina idola kita atau bahkan hobi kita. Saya rasa kita seharusnya tidak usah menghiraukan orang seperti itu, karena mereka sebenarnya orang yang kurang kerjaan dan sulit berkembang. Kalau kita menanggapi mereka secara berlebihan maka kita bisa jadi sama seperti mereka.
Contohlah wibu (maksudnya yang suka dengan entertainment Jepang :p) yang walaupun selalu diejek "suka kok sama 2D :v" mereka selalu santuy (hiya). Dan alhasil saya rasa di antara orang yang menyukai budaya Jepang saya rasa lebih jarang terdapat perdebatan dibandingkan dengan orang yang menyukai band korea(Kpop) di Indonesia (walaupun memang ada juga yang menghina dan dihina).
Sebenarnya saya rasa semua bidang entertainment pasti ada yang menghina dan membela. Baik itu Kpop, Anime, Band rock, film, sinetron, dan lain-lain.
P.s : Sebenarnya artikel ini sudah lama saya buat tapi baru saya lanjut dan selesai sekarang xixixi.

0 komentar:
Posting Komentar