Jangan Iri

 "The truth of the matter is that not everybody can learn everything. Some people are way they hell better. And of course no matter how hard you try there's always some guy who achieves more. Some guy or gal. And my attitude is "so what?". Does any of us need to be the very top of the whole world? It's ridiculous."

- Charlie Munger
 Investor & Philanthropist

Kalian mungkin pernah merasa kecewa ketika kalian sedang menekuni suatu bidang dalam jangka yang lama lalu tiba-tiba datang orang lain yang baru masuk ke dalam bidang kalian, dan karirnya langsung meroket melebihi kalian dalam waktu yang sangat singkat. 

Mungkin dalam pekerjaan misalnya, junior kalian naik jabatan sangat cepat sampai menjadi atasan kalian dalam waktu yang tidak sebanding dengan perjuangan kalian (Anggap saja Mr.Pro). Saya juga pernah merasakannya.

Pada saat itu terjadi, apa reaksi kalian? Apakah kalian menjadikan Mr.Pro sebagai motivasi? Ataukah apakah kalian bodo amat? Atau.. Kalian menjadi iri dan gelisah?



Saya bereaksi seperti pada pernyataan yang ketiga pada saat itu. Bahkan jika saat ini tiba-tiba hal ini terjadi, saya tidak bisa menjamin saya tidak iri kepada Mr.Pro.

Namun saya berusaha keras untuk merubah konsep berpikir saya walaupun ini membutuhkan waktu yang lama. Idealnya saya mau merubah konsep saya menjadi seperti pernyataan pertama, menjadikan Mr.Pro sebagai motivasi. Tetapi tentu hal ini sangat sulit.

Mari kita cermati kembali quotes dari bapak kita Charlie Munger. By the way, videonya dapat kalian tonton disini https://www.youtube.com/watch?v=QSGz4Y8CP2I

Charlie Munger saja berpendapat bahwa memang selalu ada orang yang lebih jago dari kita seberapa keras kita berusaha. Namun Charlie Munger berkata tidak usah pedulikan mereka dan fokus pada perkembangan diri kita sendiri.



Kita tidak perlu menjadi yang terbaik, yang terpenting adalah kita berhasil mencapai target kita dan bahagia terlepas dari lebih kurang atau lebihnya kita dari orang lain.

Memang sangat mudah untuk iri kepada orang lain karena rasanya tidak adil jika melihat usaha yang kita keluarkan lebih besar dibanding Mr.Pro. Namun, kita tidak iri bukan karena hal itu adil melainkan semata-mata tidak ada gunanya kita iri dengan mereka. Semakin kita iri, semakin kita terluka dan ujung-ujungnya kita malah tambah sakit hati.

Saya yakin bahwa Tuhan sudah merancangkan yang terbaik bagi kita semua. Oleh karena itu, sebaiknya kita mulai bersyukur dan tidak membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain.

Mungkin Mr.Pro terlihat sangat beruntung atau terlahir lebih jago dalam bidang tertentu. Namun kita tidak tahu dengan kehidupan disisi lainnya.

Mungkin jika kita menjadi Mr.Pro, kita tidak lebih bahagia atau justru malah menginginkan kehidupan kita yang sekarang. Who Knows?

0 komentar:

Posting Komentar