Pengalaman KSN-P 2020

Halo, udah lama saya gak bikin lagi postingan tentang story (kebanyakan thought wkwk). Cerita ini merupakan lanjutan dari cerita Pengalaman KSN-K 2020 (https://kenzlifestory.blogspot.com/2020/06/pengalaman.html) yang sudah sangat lama saya buat wkwk.

Sebenarnya KSN sudah lama selesai (bulan Oktober 2020) tapi saya mager untuk belum sempat membuat ceritanya ke blog ini. Pada kali ini saya akan menceritakan bagian-bagian penting yang saya ingat pada KSN-P dan KSN 2020 (KSN akan saya bahas di postingan selanjutnya).

Jadi, setelah diadakannya KSN-K pada tanggal 10 Maret dan diumumkannya pemenangnya, akhirnya saya mempersiapkan diri untuk KSN-P (walaupun saya sudah mulai mempersiapkan diri untuk KSN-P dari sebelum pengumuman). Dari Sekolah saya ada 3 orang yang lolos ke tingkat provinsi, yaitu ada pada bidang matematika, kebumian, dan informatika (saya).

Sebagai recap, KSN-K merupakan kompetisi sains tingkat kota, KSN-P merupakan kompetisi sains tingkat provinsi, sedangkan KSN merupakan kompetisi sains tingkat nasional.

Pada saat persiapan, selain mengerjakan soal dari kujawab.com dan tlx.toki.id, saya juga suka stalking melakukan riset terhadap lawan yang menjadi diduga merupakan lawan yang kuat terutama dari daerah saya. Gunanya yaitu untuk mengetahui bagaimana cara mereka belajar (walaupun sebenarnya mungkin gak terlalu berguna tapi entah kenapa ada kesenangan tersendiri karena mungkin berasa jadi detektif wkwkwk).



Cara untuk mengetahui lawan-lawan yang potensial yaitu, pertama dengan melihat murid yang ikut KSN (tingkat kota-nasional) yang saya duga ikut dalam kompetisi tahun ini (biasanya yang masih kelas X tahun lalu), kedua dengan melihat murid yang sering memenangkan lomba lain (misalnya dalam lomba lembaga pelatihan ataupun lomba dari universitas).

Saya juga mengikuti beberapa tryout gratisan termasuk tryout dari kak Arnold. Dalam tryout itu saya bergabung dengan grup yang berisi pejuang KSN juga sehingga saya dapat berbincang-bincang dengan mereka.

Singkat cerita pada tanggal 10-14 Agustus 2020 (saya lupa tanggal persisnya) saya memulai lomba KSN-P saya. KSN-P kali ini jauh berbeda berbeda baik dalam hal teknisnya serta soal-soalnya dengan KSN-P tahun-tahun sebelumnya.

Secara teknis, tentu berbeda karena KSN-P tahun 2020 dilakukan secara Online (COVID :/) sehingga bisa dibilang KSN-P kali ini sangat rentan dengan kecurangan.

Soal-soal yang disajikan dalam KSN-P 2020 juga sangat jauh berbeda. Soal tahun-tahun sebelumnya biasanya soalnya berisi sekitar 40+ nomor logika isian dan sekitar 2-3 nomor membuat pseudocode program untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Sedangkan pada KSN-P ini, soalnya berisi hanya 10 nomor logika isian, dan 6 nomor membuat program (bukan pseudocode tapi program asli) dan dari setiap 6 nomor itu ada beberapa subsoal isian yang bisa dijawab (jadi jika kita tidak bisa membuat programnya kita masih bisa menjawab subsoalnya tanpa program walaupun untuk mendapat nilai full harus membuat program).

Perbedaan dari membuat program pada KSN-P dan KSN yaitu pada KSN kamu diberi tahu skor dari program kamu sehingga kamu bisa melihat skor program kamu dan memperbaiki programnya hingga AC atau mendapat skor yang lebih tinggi, sedangkan pada KSN-P kamu tidak diberi skor program kamu sehingga kamu harus memastikan program yang kamu buat sudah benar.

Oh iya berbeda dengan KSN-K, dalam KSN-P tidak ada sistem mines jika salah menjawab soal jadi pastikan kalian menjawab semua soalnya walaupun ragu atau bahkan jawab asal.

Pada saat itu, saya berhasil menjawab 9 soal isian dan menyelesaikan 3 soal pemrograman + 1 soal pemrograman saya isi subsoalnya tapi saya tidak bisa membuat programnya.

Setelah lombanya selesai, saya langsung bertanya ke grup tryout saya tentang berapa soal yang mereka jawab. Dan ada yang menjawab jauh lebih banyak dari saya ada juga yang menjawab lebih sedikit dari saya (jadi bisa dibilang saya rata-rata lah wkwk). Saya disitu tetap optimis bisa lolos walaupun saya juga agak takut.

Singkat cerita, pada akhirnya mulai keluarlah hasil KSN-P satu persatu dari setiap provinsi. Dan bagian ini sangat bikin deg-degan karena interval antara provinsi yang satu dengan provinsi lainnya cukup lama (atau setidaknya terasa lama karena kita sudah tidak sabar melihat hasilnya wkwk). 

Dan akhirnya keluar lah hasil dari nilai KSN-P Sulawesi Selatan. Dan ternyata, ada orang yang menyebarkan hasil palsu (hoaks) dari nilai KSN-P tersebut. Judulnya nilai KSN-P Sulawesi Selatan, padahal nama-namanya asing dan bukan peserta KSN-P Sulsel tahun itu  (Mungkin ia mengambil dari nama-nama peserta KSN-P tahun lalu atau provinsi lain dan di edit seolah-olah hasil KSN-P Sulawesi Selatan tahun itu).

Saat saya melihat nama-nama itu, nama saya tidak ada dalam daftar dan saya be like "ya sudahlah relakan saja". Tapi setelah saya liat-liat lagi pada daftar itu, nama-namanya cukup aneh (Ada nama-nama yang tidak ada pada pengumuman KSN-K). Dan harapan saya kembali muncul :).

Beberapa saat kemudian munculah nilai KSN-P yang asli. Saya melihat dari luar file (saat masih belum didownload biasanya ada preview dari file tersebut) dan tidak ada yang mirip dengan nama saya. Jadi saya mengira perjuangan saya ditahun itu sudah kelar.

Setelah saya membuka filenya dan membaca secara detail... WOW!! Nama saya ada di urutan pertama pada bidang informatika. Saya disitu sampai lari dalam rumah saya wkwk. Saya sangat bangga bisa menjadi finalis KSN, apalagi karena ini pertama kalinya saya mengikuti Olimpiade ini (Saat SD dan SMP biasa saya hanya mengikuti olimpiade universitas atau lembaga di kota makassar dan tidak pernah menang. Saya bahkan tidak pernah terpilih untuk mengikuti OSK karena saya sangat cupu dibidang mtk (kelas 5-7) dan ipa (kelas 8) wkwk).

FYI, ada 3 orang yang lolos informatika dari Sulawesi Selatan. Ini berarti saya berhasil mendapatkan passing grade.

Disitu saya sangat bersyukur dan mempersiapkan diri untuk KSN.

*Post ini bukan untuk menyombongkan diri saya, tapi hanya untuk sharing pengalaman dan bisa dijadikan sebagai referensi bagi kalian yang mau mengikuti KSN juga. Jangan patah semangat maupun minder terhadap orang lain. Saya waktu itu tidak pernah menyangka bisa lolos ke KSN-P, eh malah lolos ke KSN wkwkwk.


1 komentar: